JDIH Kemenkes Lakukan Studi Banding Pengelolaan ke JDIH Kemenko Infra
Dalam rangka pengelolaan JDIH Kemenkes yang lebih baik, JDIH Kemenkes melakukan studi banding ke JDIH Kemenko Infra pada hari Senin (6/1). Pertemuan tersebut didasari oleh keinginan kuat JDIH Kemenkes untuk akselerasi dalam hal pengelolaan JDIH dan juga merupakan salah satu indikator penilaian yang ditentukan oleh BPHN selaku Pusat JDIHN. JDIH Kemenko Infra dipilih sebagai tempat studi banding karena berhasil meraih penghargaan anggota JDIH terbaik dalam 5 tahun berturut-turut diantaranya ialah peringkat 5 tahun 2020, peringkat 1 tahun 2021, peringkat 1 tahun 2022, peringkat 3 tahun 2023, peringkat 1 tahun 2024.
JDIH Kemenkes banyak mendapatkan insight terkait pengelolaan website JDIH. Tercatat website JDIH Kemenko Infra mengalami pengembangan sebanyak 5 (lima) kali. Fitur yang dimiliki website tersebut sudah sesuai dengan Permenkumham 8 Tahun 2019 tentang Standar Pengelolaan Dokumen dan Informasi Hukum. dalam hal inovasi terbaru yang dibuat oleh JDIH Kemenko Infra tahun 2024 ialah pembuatan laporan tahunan (annual report) yang berisikan laporan pengelolaan JDIH dalam satu tahun hingga penghargaan apa saja yang didapat ditahun tersebut.
Dengan studi banding ini diharapkan pengelolaan JDIH Kemenkes dapat lebih baik lagi dan memperkuat koordinasi antar anggota JDIHN. Pertukaran pengetahuan ini juga diharapkan berdampak langsung pada perbaikan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) melalui penyediaan dokumen dan informasi hukum yang akuntabel, cepat dan tepat.